Kamis, 20 Oktober 2022

Mengenal Drum Corps International

Drum Corps International (DCI) adalah organisasi nirlaba yang menyelenggarakan kompetisi regional musim panas untuk ansambel perkusi dan alat tiup brass yang disebut drum corps. Kompetisi DCI pertama berlangsung pada tahun 1972 dengan tujuh korps yang berpartisipasi. Saat ini, ada lebih dari 100 korps drum DCI yang berpartisipasi. Drum corps berkompetisi sebagai Kelas Dunia (sebelumnya Divisi I), Kelas Terbuka (sebelumnya Divisi II/II), atau SoundSport, Kelas Semua Umur. Musim kompetisi biasanya berlangsung dari akhir Mei hingga awal Agustus, yang berpuncak dengan Kejuaraan Dunia DCI. Pada tahun 2018, kantor pusat Drum Corps International telah pindah ke Indianapolis, Indiana

Drum Corps International (DCI) adalah organisasi nirlaba yang menyelenggarakan kompetisi regional musim panas untuk ansambel perkusi dan alat tiup yang disebut drum corps.

DCI didirikan pada tahun 1972 oleh Jim Schuster, yang kemudian menjabat sebagai Direktur Eksekutif sampai tahun 2000 ketika ia pensiun dari posisi tersebut. Direktur Eksekutif saat ini, Brad Parker, telah menduduki jabatan ini sejak tahun 2001.

Photo by Katrina Berban on Unsplash

Tujuan DCI adalah untuk mempromosikan keunggulan dalam marching band sekolah menengah di seluruh dunia melalui kegiatan kompetitif seperti festival marching band, pertunjukan lapangan dan acara kejuaraan seperti Kejuaraan Dunia (WDC) atau Grand Nationals (GN). Selain mempromosikan pendidikan musik yang hebat bagi kaum muda di seluruh dunia melalui acara-acara ini, DCI juga memberikan kesempatan bagi para siswa untuk tampil dengan rekan-rekan mereka di luar kampung halaman mereka sehingga mereka dapat melihat jenis musik apa saja yang ada di luar sana selain hanya musik jazz atau klasik yang dimainkan oleh para profesional dengan instrumen seperti biola.

Drum corps berkompetisi sebagai Kelas Dunia (sebelumnya Divisi I), Kelas Terbuka (sebelumnya Divisi II/II), atau SoundSport, Kelas Semua Umur.

Dunia drum corps dibagi menjadi tiga jenis kompetisi: Kelas Dunia, Kelas Terbuka dan SoundSport.

Kelas Dunia - Ini adalah tingkat kompetisi tertinggi dalam drum corps. Kelompok-kelompok ini biasanya didirikan sebagai kelompok sekolah dengan keanggotaan terbatas pada siswa dari satu sekolah menengah atau perguruan tinggi, tetapi mereka dapat terbuka untuk siapa saja pada usia berapa pun. Mereka memiliki marching band penuh, yang berarti bahwa mereka bermain selama pertunjukan mereka bersama dengan musisi lain yang memainkan instrumen di atas panggung (misalnya, gitaris).

Kelas Terbuka - Kelompok kelas terbuka mirip dengan kelompok di Divisi II/II tetapi tanpa marching band yang hadir di kompetisi.

Musim kompetisi yang khas berlangsung dari akhir Mei hingga awal Agustus, yang berpuncak dengan Kejuaraan Dunia DCI.


Musim kompetisi biasanya berlangsung dari akhir Mei hingga awal Agustus, yang berpuncak dengan Kejuaraan Dunia DCI.


Turnamen dimulai dengan babak penyisihan kompetisi drum corps di berbagai lokasi di seluruh Amerika Utara. Unit-unit ini dinilai berdasarkan kemampuan teknis dan dampak visualnya oleh para juri yang meninjau mereka secara langsung dan online. Mereka kemudian melanjutkan ke babak "Sweet 16" di mana mereka bersaing satu sama lain untuk memperebutkan tempat di babak semifinal/final minggu depan yang diadakan di berbagai tempat di seluruh Amerika Utara antara pertengahan Juli dan pertengahan Agustus (tergantung lokasi).

Setiap tahun, 12 korps yang finis teratas di Kejuaraan Dunia dinobatkan sebagai Finalis Kelas Dunia (sebelumnya Finalis Divisi I) dan dianggap sebagai elit Liga Utama Marching Music™.

Setiap tahun, 12 korps yang finis teratas di Kejuaraan Dunia dinamakan Finalis Kelas Dunia (sebelumnya Finalis Divisi I) dan dianggap sebagai elit dari Liga Utama Musik Marching™. Mereka berkompetisi dalam divisi yang disebut Kelas Dunia, yang dianggap sebagai tingkat kompetisi tertinggi. Ada divisi lain yang lebih rendah dari kelas dunia, termasuk Divisi II dan III.

Kesimpulan

Tujuan utama Drum Corps International adalah untuk memberikan kesempatan bagi para musisi muda untuk mengembangkan keterampilan mereka, mendapatkan pengetahuan dan pengalaman di bidang seni marching dan musik, sambil bertemu dengan orang-orang yang berdedikasi lainnya dengan tujuan yang sama.

Selasa, 11 Oktober 2022

Tom Float : Sang Legenda Perkusi

Dunia DCI berduka, dengan kematian sang legenda perkusi.

TOM FLOAT.

seorang pelatih, instruktur dan aranger yang melegenda di dunia DCI.

Tom Float tutup usia di usia 69. pada hari senin 3 okt 2022.

siapa Tom Float...?

Tom Float Dikenal oleh banyak orang karena gayanya yang rendah hati, TANPA pamrih, dan santai saat mengajar. Tom Float, sangat dihormati di kalangan orang2 yg berkecimpung di DCI.

https://twitter.com/tomfloat1

Tom Float meninggal di usia 69, setelah bertarung melawan kanker yang diidapnya. Perihal meningglnya Tom Float telah di konfirmasi oleh istri, Catherine.

Lahir di Pennsylvania pada tahun 1953, karir drum corps Tom Float dimulai setelah ke California pada tahun 1969, di mana ia bergabung dengan KORPS yg bernama Diplomats, sebuah korps di California selatan di daerah Los Angeles. Pada tahun 1971 Tom Float mengikuti klub Drum Cor yg bernama Anaheim Kingsmen, di mana ia sebagai bagian dari snare line sampai tahun 1974. Pada th 1972 Anaheim Kingsmen menjadi juara 1 DCI.

Pada tahun 1976 Tom Float pindah ke Kanada untuk kuliah jurusan Bisnis, dan disinilah karisnya sebagai instruktur perkusi dimulai. Tom Float memulai debutnya sbg platih di Toronto’s Oakland Crusaders. Disinilah mulai terlihat bahwa Tom Float adalah seorang pelatih yg benar2 berbakat dan mampu menjadi mentor2 untuk anak didiknya dari berbagai level kemampuan perkusi.

hal ini juga di amini oleh Denis DeLucia yang sesama anggota hall of fame DCi. Denis mengatakan "tom adalah guru yg hebat, sebagaimana telah dia buktikan dari tahun ketahun, dan dia juga sangat kompetitif".

Delucia mencontohkan saat Tom Float melatih perkusi Toronto’s Oakland Crusaders pd tahun 1977, band dari kanada ini berhasil membuat score tertinggi di caption perkusi dari 45 band yang berlaga pada penyisihan, dan berakhir di urutan 15 disemi finals. Sebuah prestasi yang luar biasa untuk band yang sama sekali tidak diunggulkan.

Pada tahun 1978 sampai 1982 Tom Float berpindah ke Spirit of atlanta, bersama Jim Ott di jajaran pelatih, yang menelurkan beberapa hit ciri khas dari spirit of atlanta, bahkan sampai saat ini. Seperti Georgia in My mind dan Let it Be. Sayangnya Jim Ott meninggal dalam kecelakaan mobil pada tahun 1980. Padahal salah satu alasan Tom Float ke SoA adalah ketertarikan dirinya untuk mengaransemen perkusi lagu2 aransemeen karya Jim Ott.

Pada tahun 1982 Tom Float pindah ke Blue devils. Disinilah Tom Float bertahan sampai 1990, yang merupakan band terlama dia latih, Tom Float merasa cocok dan kerasan dengan culture Blue devils, hingga bertahan sampai 8 tahun.

Dalam kurun dua tahun saja di Blue devils, Tom Float sudah menunjukkan taringnya, terbukti, ditahun 1983, BD berhasil membukukan skor tertinggi untuk perkusi di final DCI. Kemudian 3tahun berturut-turut menjadi juara caption perkusi.

bahkan FloMarching , sebuah perusahaan streaming event2 Marching Band,  menyebut Tom Float adalah seorang game changer, karena keberhasilan dan inovasinya.

Dilansir dari BD.org, Scott Johnson, pelatih perkusi Blue Devils, mengatakan, pada tahun 1982 ketika Tom datang ke Blue Devils, Scott Johnson bercerita bahwa dia banyak belajar banyak dari Tom Float tak hanya tentang perkusi, tetapi yang lebih penting adalah persahabatan, "tak hanya menjadi teman baik, Ada TERLALU BANYAK cerita bersama Tom Float". Demikian Scott Johnson berkata.

Pada tahun 1992 sampai 1994 Tom Float berpindah lagi di Velvet knight, di tahun inilah Tom Float sadar bahwa dirinya perlu untuk  mengeksplore profersionalisme-nya di bidang musik. Tom Float mulai membuat sebuah grup musik bernama Magic Kingdom Corps, sebuah ansambel berisi 12 orang yang tampil di Disneyland di Anaheim, California. Tom Float juga  tampil di Disney sebagai bagian dari Trash Can Trio, sebuah kelompok yang berkostum sebagai petugas kebersihan yang akan masuk ke area publik di seluruh taman hiburan dsiney, untuk mengejutkan dan menyenangkan penonton dengan pertunjukan interaktif dadakan mereka.

Di Disney Tom juga menjadi konsultan untuk rekruitmen musisi dan mengajari staff untuk mengerti sedikit perkusi, khususnya para frontline yg berhadapan langsung dengan para pengujung disney.

Skill dan pengetahuan perkusinya yang luas, membuat vicfirth melirik Tom Float untuk membuat Marching snare Stick Signature series Tom Float. Tak ketinggalan, TAMA produsen alat Marching perkusi juga mendapuk Tom Float sebagai Marketing dan Product Design Consultant.

Di tahun 2004 bahkan Drum Corp International menganugerahkan  Hall of Fame kepadanya, atas dedikasi dan passionnya yg luar biasa di dunia perkusi khususnya DCI.

Tom Float meninggalkan istrinya yg bernama Catherine, yg juga seorang pemain perkusi terkenal dan ulung yang ia temui melalui aktivitas DCI. Selama bertahun-tahun mereka bekerja berdampingan, seperti duo tak terpisahkan, saling mengembangkan kreativitas.

TOM FLOAT.

Seorang yg ramah, rendah hati, selalu sabar dalam melatih anak didiknya dalam level apapun. Menginspirasi anak didiknya dan banyak orang hingga saat ini, dan mungkin sampai masa mendatang.